Tragic Night End (Pengungkapan)
“Akhirnya kau datang juga. Pasti Kau khawatir kekasihmu yang bodoh itu akan terluka. Atau, Kau ingin pergi ke akhirat bersama dengan kekasihmu itu” ucap Anis sambil tersenyum. “Aku datang bukan untuk menyerahkan diri. Lebih tepatnya, Aku datang untuk membalaskan dendam teman-temanku” jawab Dian sambil menembakkan pistolnya dengan cepat pada Anis. Anis yang tidak sempat menghindar terjatuh dengan bagian kepala yang tertembak pistol Dian. April dan Hendrik segera mengambil senjata mereka dan menodongkannya pada Dian. Dengan gerakan cepat Dian menunduk dan menembak bagian Kaki mereka berdua secara cepat. April dan Hendrik merintih kesakitan, Dian segera mengambil senjata mereka berdua dan menodongkan senjatanya ke kepala mereka berdua. Adit terkejut dengan sikap Dian. Ia tidak mengira Dian sangat pintar dengan pistol. Suara sirine Polisi terdengar, Dian segera menyerahkan mereka berdua pada Polisi dan segera melepaskan ikatan Adit. Suara tembakan terdengar menembus dada Adit. Di...